Menteri Israel Akui Pasok Senjata ke Myanmar
-
tentara Myanmar
Sejumlah laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa rezim Zionis Israel adalah pemasok utama senjata dan amunisi untuk militer Myanmar dalam menyerang minoritas Muslim Rohingya.
Tasnim News (6/9) melaporkan, pasca munculnya gelombang protes para aktivis hak asasi manusia internasional atas berlanjutnya penjualan senjata Israel ke Myanmar, petinggi Tel Aviv dalam salah satu statemennya mengatakan bahwa penjualan senjata Israel ke Myanmar dilakukan sesuai dengan langkah Amerika Serikat dan Eropa.
Avigdor Lieberman, Menteri Peperangan Israel manyampaikan klaim tersebut, padahal Amerika dan Eropa sudah menerapkan boikot senjata dan peralatan militer atas Myanmar.
Menurut Lieberman, penjualan senjata ke Myanmar adalah masalah diplomatik, oleh karena itu tidak ada ruang untuk protes.
Pecahnya serangan baru militer dan kelompok Budha ekstrem Myanmar terhadap Muslimin Rohingya sejak Jumat (25/8) lalu, mengakibatkan sedikitnya 400 Muslim tewas.
PBB baru-baru ini mengumumkan, jumlah pengungsi Muslim Rohingya dalam dua pekan terakhir mengalami peningkatan mencapai 123 ribu orang. (HS)