Asa'ib Ahl al-Haq Irak: Barzani Kejar Kepentingan Pribadi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i45519-asa'ib_ahl_al_haq_irak_barzani_kejar_kepentingan_pribadi
Komandan Tertinggi Gerakan Asa'ib Ahl al-Haq di Irak mengatakan, upaya Masoud Barzani, Pemimpin Wilayah Kurdistan untuk memisahkan wilayah ini dari Irak bertujuan untuk memenuhi kepentingan-kepentingan pribadinya.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Okt 07, 2017 12:39 Asia/Jakarta
  • Sheikh Qais al-Khazali, Komandan Tertinggi Gerakan Asa\'ib Ahl al-Haq Irak.
    Sheikh Qais al-Khazali, Komandan Tertinggi Gerakan Asa\'ib Ahl al-Haq Irak.

Komandan Tertinggi Gerakan Asa'ib Ahl al-Haq di Irak mengatakan, upaya Masoud Barzani, Pemimpin Wilayah Kurdistan untuk memisahkan wilayah ini dari Irak bertujuan untuk memenuhi kepentingan-kepentingan pribadinya.

Sheikh Qais al-Khazali mengatakan hal itu dalam wawancara dengan Tasnim News, Jumat (6/10/2017).

Ia menilai upaya untuk memisahkan wilayah Kurdistan dari Irak sebagai langkah yang gagal dari sejak awal.

"Barzani –yang telah lama berpikir untuk memisahkan wilayah Kurdistan dari Irak– menggunakan rencana Zionis yang berbahaya ini hanya untuk meraih kepentingan-kepentingan pribadinya," ujarnya.

Sheikh al-Khazali lebih lanjut menyinggung bahwa rezim Zionis Israel adalah satu-satunya pihak yang mendukung referendum pemisahan Kurdistan dari Irak.

"Di bawah bayangan kekuatan politik Irak, kemajuan luas negara ini di bidang militer dan berkurangnya konflik sektarian, maka pemisahan wilayah Kurdistan dari Irak adalah langkah yang tidak dapat diterima," pungkasnya.

Referendum pemisahan Kurdistan dari Irak telah diselenggarakan pada tanggal 25 September 2017 atas desakan Barzani.

Pemerintah Irak menegaskan bahwa referendum tersebut bertentangan dengan konstitusi negara ini dan hasilnya harus dibatalkan. (RA)