Militer Bahrain Halangi Penunaian Shalat Jumat
-
jemaah shalat Jumat Bahrain
Untuk ke-65 kalinya, militer rezim Al Khalifa kembali melarang pelaksanaan shalat Jumat terbesar di wilayah al-Diraz, Manama, ibukota Bahrain.
Mehr News melaporkan, Syeikh Ali al-Karbabadi, seorang ulama Bahrian pada hari Jumat (13/10/2017) mengatakan, rezim Al Khalifa mengetahui bahwa shalat Jumat masyarakat Syiah dan khutbah-khutbah politik di dalamnya akan memiliki pengaruh besar, dan oleh karena itu mereka mencegah pelaksanaan shalat Jumat tersebut.
Ulama Bahrain ini menegaskan, salah satu tujuan rezim Al Khalifa melarang pelaksanaan shalat Jumat adalah mengurangi kehadiran ulama dan ruhaniwan dalam masyarakat Bahrain. Karena mereka akan berperan penting dalam menyadarkan masyarakat Bahrain. Oleh karena itu rezim Al Khalifa sedang memblokade para ulama untuk mengakhiri kehadiran politik mereka di negara ini.(MZ)