Ansarullah Yaman: Saudi dan UEA Amini Dikte AS dan Israel !
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i46592-ansarullah_yaman_saudi_dan_uea_amini_dikte_as_dan_israel_!
Anggota dewan politik gerakan perlawanan rakyat Yaman, Ansarullah menyatakan kebijakan Arab Saudi dan Uni Emirart Arab (UEA) hanya melayani kepentingan AS dan Israel.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Nov 07, 2017 08:13 Asia/Jakarta
  • Koalisi Arab Saudi, AS dan rezim Zionis
    Koalisi Arab Saudi, AS dan rezim Zionis

Anggota dewan politik gerakan perlawanan rakyat Yaman, Ansarullah menyatakan kebijakan Arab Saudi dan Uni Emirart Arab (UEA) hanya melayani kepentingan AS dan Israel.

Mohammad al-Bakhiti Senin malam (7/11/2017) menyinggung kebijakan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang dinilainya tidak menguntungkan sama sekali kepentingan kawasan, tapi sebaliknya justru mengamini dikte Washington dan Tel Aviv.

Al-Bakhiti mengatakan, Ancaman Arab Saudi terhadap para pejabat Yaman menunjukkan ketidakmampuan dan keputusasaan politik Riyadh dalam menghadapi perlawanan rakyat Yaman.

Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan daftar nama 15 orang pejabat tinggi gerakan Ansarullah Yaman, dan mengklaim mereka sedang merancang aksi anti Saudi.

Tidak hanya itu, rezim Al Saud juga menjanjikan hadiah besar puluhan juta dolar untuk siapa saja yang bisa memberikan informasi tentang tokoh utama Ansarullah dan pejabat tinggi Yaman, di antaranya: sebanyak 30 juta dolar untuk informasi mengenai Sekjen Ansarullah Abdol Malek Badr al-Din al-Houthi, hadiah 20 juta dolar untuk informasi tentang Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Saleh Ali al-Samad, 20 juta dolar untuk informasi Ketua Komisi Tinggi Revolusi Yaman, Mohammad Ali Abdol Karim al-Houthi, serta angka besar lainnya untuk informasi mengenai sejumlah tokoh penting Yaman.

Arab Saudi yang didukung AS memimpin koalisi Arab, termasuk Uni Emirat Arab, melancarkan agresi militer di Yaman sejak Maret 2015 dengan tujuan menempatkan bonekanya, Abd Rabbuh Mansur Hadi sebagai presiden, walaupun tidak dikehendaki oleh mayoritas rakyat negara tetangganya itu.

Meskipun telah menggelontorkan dana besar untuk membiayai agresi militer yang menewaskan ribuan orang warga sipil Yaman, tapi rezim Al Saud tidak pernah berhasil mewujudkan ambisinya tersebut.(PH)