Hizbullah: Intervensi Asing di Lebanon Harus Dicegah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i47473-hizbullah_intervensi_asing_di_lebanon_harus_dicegah
Wakil Sekjen Hizbullah menekankan pentingnya stabilitas politik dan upaya mencegah intervensi asing di Lebanon. Menurutnya, Hizbullah menganggap isu pengunduran diri Saad Hariri sebagai masalah nasional.
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Nov 30, 2017 00:36 Asia/Jakarta
  • Syeikh Naim Qassem
    Syeikh Naim Qassem

Wakil Sekjen Hizbullah menekankan pentingnya stabilitas politik dan upaya mencegah intervensi asing di Lebanon. Menurutnya, Hizbullah menganggap isu pengunduran diri Saad Hariri sebagai masalah nasional.

IRNA (29/11) melaporkan, Syeikh Naim Qassem, Wakil Sekjen Hizbullah, Rabu (29/11) mengatakan, dua masalah asasi yang dihadapi Hizbullah, pertama, menjaga stabilitas politik Lebanon yang tercapai dengan terpilihnya Michel Aoun sebagai presiden dan terbentuknya kabinet "kemitraan nasional" serta disahkannya undang-undang pemilu, kedua, menjaga opsi-opsi nasional dan melawan tekanan asing.

Syeikh Naim Qassem juga menekankan kesiapan Hizbullah untuk bekerjasama dengan kubu politik lain di Lebanon dalam kerangka persatuan nasional.

"Meski Suriah bergejolak, namun Lebanon tetap tenang dan tidak terseret ke dalam perang saudara. Ini berkat keputusan bijaksana kekuatan-kekuatan yang ada di Lebanon yang tidak akan membiarkan negara ini menjadi arena perebutan kepentingan pihak lain," ujarnya.

Saad Hariri tiba di Beirut

Syeikh Naim Qassem menambahkan, Lebanon tidak akan pernah menerima mandat pihak lain dan menjadi jajahan rezim Zionis Israel atau kelompok teroris Takfiri.

Hizbullah, pasca pengumuman pengunduran diri Saad Hariri pada 4 November 2017 di Riyadh, dengan tegas mengatakan, Saad Hariri adalah perdana menteri Lebanon yang sah dan ia terpaksa mengumumkan pengunduran dirinya karena ditekan Saudi.

Michel Aoun, Presiden Lebanon, Rabu (29/11) sebelum bertolak ke Italia dalam wawancara dengan salah satu surat kabar Italia, La Stampa menegaskan, Saad Hariri akan tetap menjadi perdana menteri Lebanon. (HS)