Ulama Bahrain Serukan Partisipasi Luas Rakyat dalam Unjuk Rasa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i47517-ulama_bahrain_serukan_partisipasi_luas_rakyat_dalam_unjuk_rasa
Ulama Bahrain menyerukan partisipasi luas rakyat negara ini dalam unjuk rasa di seluruh negeri guna memprotes penahanan rumah terhadap Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka di negara itu.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Nov 30, 2017 15:40 Asia/Jakarta
  • Ulama Bahrain.
    Ulama Bahrain.

Ulama Bahrain menyerukan partisipasi luas rakyat negara ini dalam unjuk rasa di seluruh negeri guna memprotes penahanan rumah terhadap Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka di negara itu.

Seperti dilansir jaringan Lualua Bahrain, ulama Bahrain menyerukan warga negara ini untuk berpartisipasi dalam demonstrasi pada Kamis (30/11/2017) untuk menuntut penghapusan status tahanan rumah terhadap Sheikh Qassim.

Dalam sebuah pernyataan, ulama Bahrain menegaskan, partisipasi luas rakyat Bahrain dalam unjuk rasa di seluruh negeri pada hari ini adalah sebuah hal yang menentukan dan tidak boleh bersikap acuh tak acuh terhadap masalah ini.

Sementara itu, Gerakan Haq Bahrain mengumumkan bahwa partisipasi dalam unjuk rasa di seluruh sengeri pada hari Kamis yang bertujuan untuk mengungkapkan solidaritas kepada Sheikh Qassim merupakan sebuah tugas nasional keagamaan dan moral yang sangat penting.

Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka Bahrain.

Menyusul memburuknya kondisi kesehatan Sheikh Qassim, Amnesty Internasional pada Senin, 27 November 2017 menuntut para pejabat rezim Al Khalifa untuk segera mengambil tindakan guna mengobatinya.

Sejak bulan Juni 2016, rezim Al Khalifa menghapus kewarganegaraan Sheikh Isa Qassim dan memblokade tempat tinggalnya di distrik al-Diraz, bahkan pasukan aparat keamanan rezim melarang pelaksanaan Shalat Jumat di daerah ini.

 Menjenguk Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka Bahrain.

Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa. Mereka berunjuk rasa damai untuk menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan pilihan rakyat.

Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan pasukan Arab Saudi, rezim ini menumpas para aktivis dan revolusioner Bahrain. Banyak dari mereka termasuk para ulama oposisi dipenjara oleh rezim Al Khalifa dan dicabut kewarganegaraannya. (RA)