PM Irak Umumkan Berakhirnya Perang Menumpas Daesh
-
Haider al-Abadi, PM Irak.
Perdana Menteri Irak mengumumkan berakhirnya perang melawan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) di negara ini.
Haider al-Abadi mengumumkan hal itu dalam acara pembukaan Konferensi Uni Wartawan Irak di Baghdad, Sabtu (9/12/2017).
"Pasukan Irak mengontrol sepenuhnya perbatasan Irak dan Suriah dan saya mengumumkan berakhirnya perang dengan Daesh di Irak," kata al-Abadi seperti dilansir AFP.
Sebelumnya, PM Irak telah mengumumkan bahwa dengan terbebasnya kota Rawa (al-Rawah) di barat provinsi al-Anbar dari pendudukan kelompok teroris takfiri Daesh maka kehidupan militer dari kelompok teroris ini di Irak telah berakhir, sebab, Rawa adalah pangkalan terakhir Daesh di negara ini.
Di bagian lain pernyatannya, PM mereaksi keputusan Donalt Trump, Presiden AS yang mengakui al-Quds al-Sharif sebagai ibukota rezim Zionis Israel.
"Tidak ada seorang pun yang bisa mengubah identitas Palestina dan al-Quds," tegas al-Abadi.
Pada Rabu malam, 6 Januari 2017, Presiden AS mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim palsu Zionis. Keputusan ini diambil meski muncul berbagai penentangan luas regional dan internasional. Langkah sepihak tersebut juga dikecam oleh negara-negara Muslim, Arab dan Eropa. (RA)