Jerusalem Post: Delegasi Israel akan Kunjungi Bahrain
-
Hubungan negara Arab dan Israel
Media rezim Zionis melaporkan rencana kunjungan delegasi bisnis Israel ke Bahrain bulan depan.
Jerusalem Post melaporkan, Direktur Simon Wiesenthal Center, Abraham Cooper mengungkapkan rencana kunjungan delegasi pejabat perdagangan Israel ke Bahrain sebagai balasan atas kunjungan terbaru delegasi dari Bahrain ke Palestina Pendudukan.
Cooper menyinggung koordinasi yang telah terjalin antara pihak Israel dengan Bahrain, dan sambutan rezim Al Khalifa atas rencana kunjungan tersebut.
"Tujuan kunjungan ini untuk menjalin hubungan langsung antara Israel dan Bahrain," tutur Cooper.
Sebelumnya, televisi Israel menyinggung kunjungan delegasi Bahrain ke Palestina Pendudukan, dan pertemuan mereka dengan pejabat tinggi rezim Zionis.
"Bahrain tidak akan mengirimkan delegasinya ke Israel tanpa persetujuan dari Arab Saudi," jelasnya.
Normalisasi hubungan antara rezim-rezim despotik Arab dengan Israel berlangsung di saat rakyat negara mereka melancarkan aksi protes di dalam negeri menuntut demokratisasi dan keadilan yang mulai gencar sejak 2011 lalu.
Kunjungan delegasi Bahrain ke Israel baru-baru ini terjadi di saat publik dunia sedang memprotes sepak terjang terbaru Presiden AS, Donald Trump yang mengakui Baitul Madis sebagai ibu kota Israel dan berencana memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.(PH)