OCHA Khawatirkan Kelanjutan Brutalitas Israel terhadap Warga Palestina
-
Aparat keamanan rezim Zionis Israel.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Wilayah Pendudukan Palestina (OCHA) mengungkapkan kekhawatiran atas kelanjutan serangan rezim Zionis Israel terhadap warga Palestina yang menyebabkan mereka gugur syahid.
Seperti dilansir Mehr News mengutip Pusat Informasi Palestina, Sabtu (6/1/2018), Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Wilayah Pendudukan Palestina dalam sebuah laporan menyebutkan, aparat keamanan rezim Zionis dalam rentang waktu 19 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 telah membunuh 14 warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Dalam jangka waktu tersebut, 4.549 warga Palestina termasuk ratusan anak juga terluka terkena peluru pasukan keamanan Israel.
Selain itu, 214 warga Palestina termasuk 18 anak ditangkap aparat keamanan rezim Zionis dalam dua pekan lalu.
Menurut laporan tersebut, jet-jet tempur dan artileri militer Israel telah berulang kali menyerang beberapa wilayah di Gaza.

Pasukan keamanan rezim Zionis hampir setiap hari menyerang kota-kota dan desa di Tepi Barat dan Gaza serta menangkap warga Palestina terutama pemudanya.
Berdasarkan data resmi para pejabat Palestina, saat ini sekitar 6.400 warga Palestina termasuk 62 perempuan dan 300 remaja serta 12 anggota Dewan Legislatif Palestina (parlemen) mendekam di berbagai penjara Israel. (RA)