Bentrok dengan Aparat Zionis, Puluhan Warga Palestina Terluka
-
Aparat keamanan rezim Zionis Israel.
Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan bahwa penyerbuan aparat keamanan rezim Zionis Israel ke berbagai wilayah Tepi Barat telah menyebabkan puluhan warga Palestina terluka.
Seperti dilansir IRIB, Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataannya pada hari Sabtu (24/2/2018) menyebutkan, serangan dan bentrokan antara aparat keamanan rezim Zionis dan warga Palestin di beberapa daerah Tepi Barat pada hari Jumat telah menyebabkan 67 orang terluka.
Seorang warga Palestina juga terluka terkena peluru tajam. Tujuh orang mengalami luka bakar dan beberapa lainnya terluka karena menghirup gas air mata dan peluru plastik.
Seorang pemuda Palestina juga terluka dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel yang menyerbu kamp al-Dahishah di selatan Bethlehem, Tepi Barat pada hari Sabtu. Seorang warga Palestina lainnya juga ditangkap dalam insiden ini.
Hampir setiap hari, pasukan keamanan rezim Zionis menyerbu berbagai wilayah dan menangkap warga Palestina. Langkah ini bertujuan untuk memperluas ekpansionisme dan menciptakan ketakutan di antara warga Palestina.

Sejak keputusan Donal Trump, Presiden Amerika Serikat pada tanggal 6 Desember 2018 yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis, berbagai wilayah Palestina menjadi ajang unjuk rasa dan bentrokan antara warga Palestina dan pasukan keamanan Israel.
Bentrokan itu hingga sekarang telah menyebabkan sekitar 26 warga Palestina gugur syahid dan ribuan lainnya terluka. (RA)