Tutupi Kejahatan di Yaman, Saudi Alihkan Opini Publik Dunia
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i52289-tutupi_kejahatan_di_yaman_saudi_alihkan_opini_publik_dunia
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman menilai pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir bertujuan untuk mengalihkan opini publik dunia demi menutupi penindasan dan pelanggaran hak-hak imigran Yaman serta pengusiran mereka dari Arab Saudi.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Feb 25, 2018 19:48 Asia/Jakarta
  • Mohammad Ali al-Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman.
    Mohammad Ali al-Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman.

Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman menilai pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir bertujuan untuk mengalihkan opini publik dunia demi menutupi penindasan dan pelanggaran hak-hak imigran Yaman serta pengusiran mereka dari Arab Saudi.

Mohammad Ali al-Houthi mengatakan hal itu mereaksi kelanjutan penindasan Arab Saudi terhadap imigran Yaman di negara ini.

 

"Seiring berlalunya tiga tahun agresi militer Arab Saudi ke Yaman, langkah keji Arab Saudi terhadap imigran Yaman terus berlanjut," kata Ali al-Houthi seperti dilansir al-Mayadeen, Minggu (25/2/2018).

 

Sebelumnya, Menlu Arab Saudi dalam pernyataannya di parlemen Eropa di Brussels pada hari Jumat mengklaim bahwa negaranya telah menjadi tuan rumah lebih dari satu juta pengungsi Yaman, dan menyiapkan lapangan kerja untuk mereka.

 

Sementara itu, Ali al-Qahum selaku anggota dewan politik Ansarullah Yaman mengatakan, al-Jubeir berusaha menjustifikasi agresi militer Arab Saudi ke Yaman ketika rezim Al Saud tidak memberikan perlindungan kepada imigan Yaman, bahkan menindas mereka.

 

Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari AS dimulai sejak 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah menghancurkan infrastruktur vital Yaman seperti: rumah sakit, sekolah, pasar, pelabuhan, bandara, jaringan air dan fasilitas publik lainnya. Blokade pasukan agresor Arab Saudi juga semakin menambah penderitaan rakyat Yaman.

 

Menyebarnya penyakit kolera akibat hancurnya insfrastruktur kesehatan Yaman telah mengancam nyawa rakyat negara ini. Selain itu, rakyat Yaman menghadapi kekurangan bahan makanan dan obat-obatan.

 

Pusat Hak Asasi Manusia Yaman mengumumkan bahwa agresi militer Arab Saudi ke Yaman hingga di hari ke-1000 dari serangan ini telah merenggut nyawa 13.603 warga sipil dan melukai 22.289 lainnya. (RA/PH)