Zionis Israel Ingin Kuasai Seluruh Tepi Barat
-
Presiden Zionis Israel, Reuven Rivlin
Rezim Zionis Israel menuntut pembahasan penguasaan keseluruhan rezim ini atas Tepi Barat Sungai Jordan.
Menurut laporan FNA hari Senin (12/3), Presiden Zionis Israel, Reuven Rivlin mengatakan, maksudnya bukan menguasai Tepi Barat secara perlahan-lahan atau sebagian darinya, tapi tujuannya adalah penguasaan penuh atas seluruh Tepi Barat Sungai Jordan.
Sebelumnya, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Zionis Israel menyatakan, Israel bukan hanya menguasai otoritas keamanan atas zona udara Tepi Barat Sungai Jordan, tapi seluruh daerah ini berada di bawah kekuasaannya.
Rezim Zionis Israel pada 1967 dengan mengalahkan negara-negara Mesir, Suriah dan Yordania menduduki daerah-daerah Tepi Barat, timur al-Quds, Gaza, dataran tinggi Golan (Suriah) dan Gurun Sina (Mesir).
Sesuai dengan laporan sumber-sumber Israel, rezim ini sejak 1967 hingga kini telah menggelontorkan biaya sebesar 20 miliar dolar untuk membangun dan memperluas distrik-distrik zionis di Tepi Barat Sungai Jordan dan al-Quds.
Agresi dan kejahatan rezim zionis Israel terhadap warga Palestina semakin meningkat setelah Donald Trump menjadi Presiden Amerika. Pada 6 Desember Donald Trump secara resmi mengakui al-Quds sebagai ibukota rezim zionis Israel.