Bendung Protes Palestina, Zionis Gunakan Fatwa Ulama Saudi
-
pawai akbar damai warga Palestina
Menghadapi pawai akbar hak untuk pulang di perbatasan Jalur Gaza, militer Israel telah menggunakan fatwa ulama Saudi, yang didasarkan pada ideologi Takfiri Wahabi demi membendung para demonstran Palestina.
Ratusan warga Palestina telah memasang tenda sejak enam minggu lalu di sepanjang perbatasan Jalur Gaza, dari Beit Hanun di utara hingga ke Rafah dekat perbatasan Mesir, menjelang pawai akbar hak untuk pulang yang dimulai Jumat pagi (30/3/2018).
Militer Israel telah disiagakan menjelang pawai damai yang menandai ulang tahun ke-42 pembunuhan enam demonstran Palestina oleh rezim Zionis menyusul penyitaan tanah Palestina pada tahun 1976.
Pada hari Jumat, Avichay Adraee, seorang juru bicara militer Israel, mengutip fatwa ulama Saudi, Sheikh Saleh al-Fawzan yang menyatakan bahwa berpartisipasi dalam protes tersebut mengubah Muslim menjadi "kafir."
"Ulama Saudi, Sheikh Saleh al-Fawzan telah melarang demonstrasi dan aksi mogok, dan mengatakan bahwa perilaku ini tidak ada berkaitan dengan etika Muslim, dan itu adalah sifat orang-orang kafir," kata Adraee.
Fatwa yang dirilis tahun 2011 oleh Fawzan yang menilai demonstrasi sebagai bentuk ketidakpatuhan dan kekacauan, yang telah memuluskan jalan bagi pasukan kerajaan Al Saud untuk menindak protes luas atas penganiayaan terhadap Muslim Syiah di negara tersebut.(MZ)