Nasrullah: Jika Daesh Bercokol di Lebanon, Pemilu tak Mungkin Digelar
-
Sayid Hasan Nasrullah
Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) Sayid Hasan Nasrullah mengatakan, jika Daesh dan kelompok teroris lainnya berhasil bercokol di Lebanon, maka tidak ada peluang bagi negara ini menyelenggarakan pemilu parlemen.
Sayid Hasan Nasrullah menyampaikan pidatonya tersebut hari Senin (23/4) di depan ratusan simpatisan Hizbullah di Beirut selatan. Pidato tersebut disiarkan melalui konferensi video.
Pemilu parlemen Lebanon rencananya digelar pada tanggal 6 Mei 2018.
Menurut laporan berbagai media, sekjen Hizbulah menandaskan, "Kami menghendaki partisipasi nyata dan solidaritas umat Muslim dan Kristen, karena ideologi sektarianisme telah berakhir di Lebanon serta partai yang ingin memiliki segala sesuatu tidak akan berhasil."
Undang-undang baru pemilu di Lebanon diratifikasi tahun lalu di mana teladan pemilu dari mayoritas diubah menjadi relativitas. Maka berdasarkan undang-undang baru ini, setiap daftar di setiap daerah pemilihan (dapil) dapat memiliki wakil di parlemen berdasarkan suara yang diperolehnya.
Nasrullah menjelaskan, pengalaman membuktikan bahwa senjata muqawama di samping militer dan rakyat, merupakan landasan keamanan di Lebanon dan hal ini penting mengingat kondisi kawasan yang bergolak.
Sekjen Hizbullah di bagian lain pidatoya mengecam kejahatan terbaru Daesh di Afghanistan, kejahatan Arab Saudi di Yaman serta berlanjutnya kejahatan rezim Zionis Israel terhadap bangsa Palestina. (MF)