Putra Mahkota Saudi: Palestina Bukan Prioritas Kami
-
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Channel 10 Israel dalam sebuah laporan menyingkap isi pertemuan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) dengan para pemimpin Yahudi di New York bulan lalu.
Pada 20 Maret 2018, MBS melakukan kunjungan dua pekan ke Washington untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat AS, termasuk Presiden Donald Trump.
Menurut laporan Channel 10 Israel, Ahad (29/4/2018) malam, MBS mengatakan kepada para pemimpin Yahudi Amerika bahwa masalah Palestina bukan prioritas pemerintah Arab Saudi.
"Ada masalah yang lebih mendesak dan lebih penting untuk dihadapi - seperti Iran," tegasnya.

Menurut Barak Ravid, reporter Channel 10, MBS dalam pertemuan tersebut mengatakan, "Sudah saatnya Palestina menerima proposal dan duduk di meja perundingan atau diam dan berhenti mengeluh."
Putra Mahkota Saudi dilaporkan mengkritik keras pemimpin Palestina selama pertemuan dengan organisasi Yahudi di New York, dan mengecam Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, karena menolak proposal damai.
Berdasarkan laporan itu, MBS juga mengatakan bahwa Israel dan Palestina harus membuat kemajuan dalam perundingan damai sebelum Arab Saudi dan negara-negara Teluk Persia lainnya dapat menormalkan hubungan dengan rezim Zionis.
Para pengamat percaya bahwa Arab Saudi dan Israel telah mempercepat proses normalisasi hubungan terutama dalam satu tahun terakhir. (RM)