Ansarullah Desak Pasukan Asing Keluar dari Yaman
-
Mahdi al Mashat
Mahdi al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman saat bertemu dengan Utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman, Martin Griffiths mengatakan, keluarnya pasukan asing dari Yaman harus dicantumkan dalam setiap dokumen perundingan mendatang.
Seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen, al-Mashat Senin (4/6) di pertemuan ini mengatakan, koalisi agresor meski telah menggugurkan Saleh al-Sammad, mantan pemimpin Dewan Tinggi Politik Yaman serta melakukan beragam kejahatan terhadap warga sipil negara ini, tidak serius menghentikan serangannya.
Kepada Griffiths, al-Mashat menambahkan, "Saya berharap hasil dari kunjungan dan pertemuan ini adalah dibukanya kembali bandara internasional Sanaa dan dibayarnya gaji pegawai Yaman serta dengan sampainya bantuan medis serta obat-obatan, penderitaan warga Yaman dapat diringankan."
Ia menekankan, sama seperti tangan kami siap memicu pelatuk senjata untuk membela rakyat dan negara, tapi tangan ini juga siap untuk perdamaian serta PBB harus melakukan tanggung jawabnya terhadap rakyat Yaman dan melakukan upaya untuk meringankan penderitaan mereka.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 14 ribu orang dan menghancurkan negara ini.
Saleh al-Sammad, anggota Ansarullah dan mantan ketua Dewan Tinggi Politik negara ini gugur syahid dalam serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi pada 19 April 2018. (MF)