Suriah Kecam Dukungan Saudi kepada Koalisi Pimpinan AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i60996-suriah_kecam_dukungan_saudi_kepada_koalisi_pimpinan_as
Kementerian Urusan Luar Negeri dan Migran Suriah menyebut dukungan rezim Al Saud kepada kelompok-kelompok teroris yang telah menghancurkan infrastruktur negara ini sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 17, 2018 23:26 Asia/Jakarta
  • Suriah.
    Suriah.

Kementerian Urusan Luar Negeri dan Migran Suriah menyebut dukungan rezim Al Saud kepada kelompok-kelompok teroris yang telah menghancurkan infrastruktur negara ini sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.

Seperti dilansir Alalam, Jumat (17/8/2018), Kementerian Urusan Luar Negeri dan Migran Suriah dalam sebuah pernyataan mengecam kebijakan rezim Al Saud dan menuntut penghentian bantuan finansial Arab Saudi kepada apa yang disebut sebagai Koalisi Internasional Anti-Daesh (ISIS) di Suriah.

 

Arab Saudi baru-baru ini memberikan bantuan finansial sebesar 100 juta dolar kepada Koalisi Internasional Anti-Daesh yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

 

Bantuan tersebut diberikan ketika jet-jet tempur koalisi anti-Daesh ini telah berulang kali menggempur infrastruktur Suriah dan menyebabkan ribuan warga sipil negara ini tewas dan terluka.

 

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan pula bahwa Koalisi Internasional Anti-Daesh hanya menguntungkan teroris dan menjadi ancaman bagi keamanan dan perdamaian di kawasan. Oleh karena itu, pemerintah Damaskus menuntut penarikan pasukan koalisi tersebut dari Suriah.

 

Sejak meletusnya krisis di Suriah, Arab Saudi memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok teroris dan pemberontak di negara itu.

Serangan udara koalisi pimpinan AS.

 

Tahun 2014, AS dan sekutunya membentuk apa yang disebut sebagai Koalisi Internasional Anti-Daesh dengan dalih menumpas kelompok teroris ini. Langkah itu diambil di luar kerangka PBB dan tanpa koordinasi dengan pemerintah Suriah.

 

Suriah telah berulang kali mengirim surat kepada Dewan Keamanan PBB dan PBB, dan mengecam serangan ilegal jet-jet tempur pasukan koalisi pimpinan AS ke wilayah negara ini. (RA)