Barghouti; Gencatan Senjata dengan Zionis, Garis Merah Palestina
-
Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Gerakan Inisiatif Nasional Palestina
Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Gerakan Inisiatif Nasional Palestina seraya mengisyaratkan pentingnya pencabutan blokade Jalur Gaza menekankan, garis merah bangsa Palestina adalah gencatan senjata dengan rezim Zionis dan bangsa ini akan melanjutkan perjuangannya hingga rezim penjajah ini berhasil ditumbangkan.
Saat diwawancarai Televisi al-Mayadeen Jumat (17/8), Barghouti mengatakan, alasan utama kunjungan kelompok Palestina ke Kairo adalah merealisasikan rekonsiliasi nasional dan mengakhiri friksi di antara mereka yang sangat merugikan bangsa Palestina.
Sekjen Gerakan Inisiatif Nasional Palestina menjelaskan, seluruh kubu Palestina harus bersatu melawan rencana Amerika "transaksi abad", karena saat ini bangsa Palestina tengah menghadapi ancaman undang-undang negara Yahudi dan aneksasi serta Judaisasi bumi Palestina serta kian kuatnya pemerintahan apharteid Zionis.
Terkait gencatan senjata dengan Zionis, Barghouti mengungkapkan, gencatan senjata dengan Israel adalah garis merah bangsa Palestina, karena bangsa ini tidak akan menghentikan perjuangannya untuk menumbangkan pemerintahan apharteid Zionis.
"Metode untuk menghapus friksi saat ini di tubuh bangsa Palestina adalah membentuk pemerintahan nasional bersatu serta menentukan waktu penyelenggaraan pemilu ketua otorita dan parlemen serta dewan nasional berdasarkan persatuan seluruh kubu internal dan partisipasi kelompok Palestina serta pembinaan kader pemimpin berdasarkan partisipasi nasional dan tanpa unilateralisme," papar Barghouti.
Delegasi dari perwakilan berbagai kubu muqawama Palestina sejak beberapa hari lalu bertolak ke Kairo untuk berunding mengenai upaya menstabilkan kondisi di Jalur Gaza dan kesepakatan nasional antar kelompok Palestina. (MF)