Hamas Minta Abbas Realisasikan Rekonsiliasi Nasional
-
Mousa Abu Marzouk
Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) meminta Presiden Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas menjalankan kesepakatan rekonsiliasi nasional yang ditandatangani Hamas dan Fatah.
ISNA melaporkan, Musa Abu Marzuq, anggota Hamas Rabu (10/10) di akun twitternya merekomendasikan Abbas mendukung bangsa Palestina dan mencabut hukuman massal terhadap Gaza serta menyelesaikan kendala rakyat termasuk krisis air, listrik dan blokade Gaza.
Abu Marzuq menjelaskan, Mahmoud Abbas tidak seharusnya menuding Hamas menyandera bangsa Palestina atau mendukung kesepakatan abad atau mengabaikan penderitaan rakyat.
Fatah dan Hamas pada Oktober 2017 menandatangani kesepakatan rekonsiliasi nasional di Kairo Mesir.
Pasca kesepakatan rekonsiliasi nasional, Hamas membubarkan komite administratif Gaza dan membantu mempersiapkan aktivitas pemerintah nasional bersatu Palestina di Gaza, namun Otorita Ramallah melakukan sabotase dan mencegah pencabutan hukuman massal terhadap Jalur Gaza. (MF)
Mahmoud Abbas sejak April 2017 menerapkan hukuman massal terhadap Gaza dan hukuman ini semakin intens selama beberapa bulan terakhir. Di antara hukuman tersebut adalah pengurangan gaji 50-70 persen, pensiun dini ribuan pegawai pemerintah dan mencegah pengiriman obat-obatan serta bantuan medis ke Gaza. (MF)