Menhan Qatar: Saudi dan UEA Harus Meminta Maaf kepada Doha
-
Menteri Pertahanan Qatar, Khalid bin Mohammad Al Attiyah
Menteri Pertahanan Qatar, Khalid bin Mohammad Al Attiyah mereaksi statemen terbaru Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman mengenai normalisasi hubungan diplomatik, dengan mengatakan bahwa empat negara Arab harus meminta maaf kepada Doha.
Khalid Al Attiyah dalam pertemuan membahas "Friksi Teluk Persia: Dampak dan Mekanismenya" mengatakan, solidaritas rakyat Qatar, dan kesiapan institusi untuk menghadapi negara-negara yang menjatuhkan sanksi sebagai faktor utama kemenangan Qatar.
"Negara ini berhasil melewati ancaman politik dan ekonomi. Tapi efek sosial sanksi memberikan dampak tidak menyenangkan bagi kehidupan rakyat," ujar wakil perdana menteri Qatar ini.
Sebelumnya, Mohammed bin Salman dalam pidato sambutannya di acara seminar investasi Riyadh mengatakan, meskipun terjadi friksi antara Arab Saudi dengan Qatar, tapi harus diakui negara ini kuat dari sisi ekonomi, dan setelah lima tahun lagi akan berbeda dan bergerak menuju keberhasilan.
Pada 5 Juni 2017, Arab Saudi yang diikuti Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan memblokade Doha dari arah darat, laut dan udara.(PH)