Bashar Jaafari: Bantuan Kemanusiaan Jadi Alat Menekan Suriah
-
Bashar Al Jaafari
Wakil tetap Suriah di PBB menilai sidang-sidang PBB terkait bantuan kemanusiaan, menjadi alat untuk menekan pemerintah Damaskus.
Stasiun televisi Al Ikhbariya, Suriah (14/12/2018) melaporkan, Wakil tetap Suriah di PBB, Bashar Al Jaafari mengatakan, setiap kali upaya yang diistilahkan sebagai kemanusiaan mengalami peningkatan, akan muncul maksud lain di balik itu yaitu peningkatan aktivitas "kemanusiaan" di perbatasan yang ternyata melanggar kedaulatan Suriah dan ini masalah penting.
Bashar Al Jafaari menambahkan, di antara pelanggaran-pelanggaran penting yang kebanyakan dilakukan oleh perwakilan Amerika Serikat, Inggris dan Perancis itu adalah bagian yang sangat terbatas dari dampak resolusi 2165 terkait perluasan operasi "kemanusiaan" lewat perbatasan.
Menurut Jaafari, padahal operasi bantuan kemanusiaan lewat perbatasan hanya mencakup kurang dari lima persen seluruh bantuan dan 95 persen bantuan kemanusiaan justru diberikan oleh pemerintah Suriah kepada rakyatnya sendiri.
Dalam masalah ini, katanya, penggunaan wilayah perbatasan untuk menyelundupkan senjata kepada teroris, bukannya bantuan kemanusiaan untuk rakyat Suriah, sama sekali tidak diperhatikan. (HS)