BDS: Pulihkan Hubungan, Saudi Buka Zona Udara untuk Israel
-
Mahmoud Nawajah
Koordinator Umum, Komite Nasional Boycott, Divestment and Sanctions (BDS) mengabarkan putaran baru upaya Arab Saudi untuk memulihkan hubungan dengan rezim Zionis Israel di tahun 2019.
Koordinator Umum BDS, Mahmoud Nawajah, Rabu (2/1/2019) dalam wawancara dengan situs berita Al Khaleej Online mengatakan, Saudi pada tahun 2019 akan berupaya melancarkan aktivitas perdagangannya dengan Israel dengan cara membuka zona udaranya.
Nawajah menambahkan, pasca kunjungan mantan perwira Dinas Intelijen Saudi, Anwar Eshki pada tahun 2016 ke Israel, beberapa negara Arab melakukan sejumlah langkah untuk memulihkan hubungan dengan Israel.
Menurut Koordinator Umum BDS, perubahan mendasar dalam hubungan Saudi-Israel adalah pukulan bagi rakyat Palestina dan upaya BDS untuk mengucilkan Israel.
Ia menjelaskan, bangsa-bangsa Muslim dan Arab tidak akan menerima normalisasi hubungan dengan Israel.
Salah satu bukti pemulihan hubungan Saudi dengan Israel adalah pembelian Kubah Besi oleh Riyadh dari Tel Aviv. Di sisi lain, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Israel, Gadi Eizenkot kepada situs berita Saudi, Elaph mengabarkan kesiapan Tel Aviv untuk menjalin kerja sama intelijen dengan Riyadh. (HS)