Laporan PBB Soal Dukungan Israel kepada Teroris
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i67863-laporan_pbb_soal_dukungan_israel_kepada_teroris
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengakui bahwa rezim Zionis Israel mendukung kelompok-kelompok teroris.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 25, 2019 18:13 Asia/Jakarta
  • PM Rezim ZIonis, Benjamin Netanyahu membesuk teroris yang dirawat di salah satu rumah sakit Israel. (dok)
    PM Rezim ZIonis, Benjamin Netanyahu membesuk teroris yang dirawat di salah satu rumah sakit Israel. (dok)

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengakui bahwa rezim Zionis Israel mendukung kelompok-kelompok teroris.

Pengakuan itu tertuang dalam laporan Guterres yang disajikan untuk Sidang ke-40 Dewan HAM PBB di Jenewa, yang berlangsung dari 25-28 Februari 2019.

Laporan Sekjen PBB menyatakan Israel memberikan dukungan logistik kepada kelompok-kelompok teroris, seperti Front al-Nusrah, yang saat ini beroperasi di sepanjang garis gencatan senjata di Suriah.

Seperti dilansir The Jerusalem Post, laporan Sekjen PBB mencatat bahwa rezim Zionis memberikan senjata, amunisi, uang, dan perawatan medis kepada kelompok-kelompok teroris.

Israel adalah rezim pencetus terorisme di Timur Tengah. Pembentukan Israel dilakukan dengan menduduki tanah Palestina, dan pendudukan wilayah telah menjadi ciri khas para teroris. Eksistensi Israel sampai sekarang bergantung pada dukungan kekuatan besar dan tindakan terorisme yang mereka lakukan, seperti kejahatan besar Deir Yassin, Sabra dan Shatila, dan pembantaian di Gaza.

Masing-masing dari kejahatan tersebut termasuk bagian dari kejahatan luar biasa di dunia.

Kejahatan Israel di Sabra dan Shatila.

Selain itu rezim Zionis memiliki keahlian khusus dalam menculik individu serta meneror para tokoh dan ilmuwan. Mereka telah meneror para ilmuwan dari Iran dan pemimpin perlawanan di Lebanon dan Palestina.

Kelompok-kelompok teroris yang melakukan tindakan terorisme saat ini sebenarnya mereka sedang meniru brutalitas dan kejahatan rezim Zionis. Oleh karena itu, Ketua Parlemen Iran Ali Larijani percaya bahwa Israel adalah induk terorisme.

Seorang analis masalah Timur Tengah, Mohammad Pour Gholami mengatakan, "Israel adalah rezim teroris dan kejahatan-kejahatan besar terorisme terjadi atas perintah langsung dari kebanyakan pemimpin mereka."

Dalam situasi saat ini di Timur Tengah, Israel menyambut perang yang dilakukan para teroris internasional terhadap negara-negara Muslim, karena rezim Zionis melihat hal ini sejalan dengan kepentingannya. Untuk itu, mereka memberikan dukungan langsung kepada teroris.

Ada banyak laporan yang mencatat tentang evakuasi teroris yang terluka di Suriah ke tanah pendudukan dan kemudian dirawat di sejumlah rumah sakit Israel.

Rezim Zionis dengan mudah memberikan dukungan kepada kelompok teroris di negara-negara Arab karena dunia Arab khususnya Saudi dan Uni Emirat Arab sedang berupaya membangun hubungan resmi dengan Israel.

Israel adalah manifestasi nyata dari terorisme negara di kawasan. Di sini, Sekjen PBB telah mengambil sebuah langkah positif dengan mengakui dukungan Israel kepada kelompok teroris. Namun, pengakuan semata tidak akan mencegah rezim Zionis dari mendukung para teroris.

Dukungan mutlak Amerika Serikat terhadap Israel tampaknya tidak akan membuat PBB mampu mencegah kejahatan dan terorisme rezim Zionis. (RM)