Hamas: Perang Berikutnya Israel Harus Kosongkan Tel Aviv
-
Yahya Sinwar
Kepala Biro Politik Hamas di Jalur Gaza mengatakan, jika pasukan rezim Zionis Israel memaksakan perang baru terhadap Palestina, maka mereka bukan hanya harus mengosongkan distrik-distrik di sekitar Gaza, tapi juga sampai ke Tel Aviv.
Fars News (7/4/2019) melaporkan, Kepala Biro Politik Hamas, Yahya Sinwar, Sabtu (6/4) mengumumkan kesiapan kelompok perlawanan untuk membela rakyat Palestina dan menuturkan, jika para penjajah itu memulai perang baru di Gaza, maka Ashdod, Negev, Ashkelon, bahkan Tel Aviv harus dikosongkan.
Yahya Sinwar juga meminta agar pemilu presiden dan parlemen segera dilakukan di Palestina.
Ia menjelaskan, Hamas tidak pernah melakukan pembicaraan dengan pemerintah Amerika Serikat atau utusannya, dan menentang pembentukan pemerintahan di Jalur Gaza.
Sinwar mendesak persatuan bangsa Palestina untuk menggagalkan konspirasi Amerika terhadap Palestina yang dikenal dengan "Kesepakatan Abad".
"Persatuan nasional adalah kunci kegagalan konspirasi itu," tegasnya. (HS)