Komandan Muqawama Palestina dan Hizbullah Bertemu di Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i69843-komandan_muqawama_palestina_dan_hizbullah_bertemu_di_lebanon
Para komandan faksi-faksi perlawanan Palestina dan Hizbullah Lebanon mengadakan pertemuan di Baalbek guna mengkaji perkembangan lapangan di Lebanon dan Palestina.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
May 06, 2019 05:45 Asia/Jakarta
  • Bendera Hizbullah Lebanon
    Bendera Hizbullah Lebanon

Para komandan faksi-faksi perlawanan Palestina dan Hizbullah Lebanon mengadakan pertemuan di Baalbek guna mengkaji perkembangan lapangan di Lebanon dan Palestina.

Menurut laporan Al Ahed hari Ahad (05/05), para peserta pada pertemuan itu mengutuk invasi Zionis Israel ke Jalur Gaza dan menegaskan kembali solidaritasnya dengan semua sumber daya yang tersedia bersama dengan perlawanan warga Gaza.

Hizbullah dan kelompok Muqawama Palestina

Sementara itu, Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP) menyerukan tindakan oleh negara-negara Arab dan organisasi internasional untuk mendukung Jalur Gaza melawan agresi Zionis Israel.

Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina mengutuk dukungan membabi-buta AS untuk kebijakan pendudukan rezim Zionis seraya menekankan, "Kebijakan Amerika Serikat, dalam konteks permainan politik dan pemaksaan kondisi yang diberlakukan di Jalur Gaza, serta melembagakan pemisahan daerah Jalur Gaza dari Tepi Barat Sungai Jordan."

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataannya mendukung kejahatan rezim Zionis di Jalur Gaza dan menyebut hak Zionis Israel untuk membela diri. Padahal, rezim Zionis Israel memulai putaran baru serangan brutal ke Jalur Gaza sejak Jumat malam (04/05).

Sejauh ini, dalam dua hari terakhir, serangan udara Zionis Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 14 warga Palestina, termasuk wanita hamil Palestina dan bayi mereka serta puluhan lainnya terluka.

Menjawab serangan Zionis, faksi-faksi Palestina menembakkan lebih dari 600 roket ke permukiman Zionis yang menewaskan sedikitnya 5 zionis dan melukai lebih dari 100 warga kota.