Ulama Lebanon dan Palestina Boikot Kesepakatan Abad
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i71314-ulama_lebanon_dan_palestina_boikot_kesepakatan_abad
Lebih dari seratus ulama Lebanon dan Palestina di pertemuan Sidon, Lebanon selatan mengutuk rencana Amerika Serikat kesepakatan abad.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 24, 2019 09:11 Asia/Jakarta
  • Ulama Palestina dan Lebanon Boikot Kesepakatan abad
    Ulama Palestina dan Lebanon Boikot Kesepakatan abad

Lebih dari seratus ulama Lebanon dan Palestina di pertemuan Sidon, Lebanon selatan mengutuk rencana Amerika Serikat kesepakatan abad.

IRNA melaporkan, selama pertemuan yang digelar oleh Delegasi Ulama Muslim dan Komunitas Ulama Palestina di Lebanon, para peserta menekankan pentingnya resistensi dan menjaga persatuan dihadapan rencana AS kesepakatan abad dan melawan rezim Zionis Israel.

 

Penekanan pemulangan pengungsi Palestina ke tanah air mereka juga menjadi agenda pertemuan ulama Lebanon dan Palestina.

 

Pertemuan ilama Lebanon dan Palestina digelar ketika tanggal 25 dan 26 Juni mendatang, konferensi Bahrain yang berkaitan dengan kesepakatan abad akan digelar di Manama.

 

Selama beberapa pekan terakhir mayoritas negara Islam dan non Islam termasuk Lebanon, Irak, Cina dan Rusia memboikot konferensi Manama.

 

Konferensi Bahrain yang menjadi tahap awal implementasi kesepakatan abad dijadwalkan digelar pada 25-26 Juni di Manama dan mengagendakan penarikan investasi di bumi Palestina dan pemberian pinjaman lunak kepada Palestina.

 

Kesepakatan abad sebuah rencana baru pemerintah Amerika untuk menghapus hak-hak bangsa Palestina. Rencana ini disusun dengan kerja sama dan kesepakatan sejumlah negara Arab.

 

Berdasarkan kesepakatan abad, Quds akan diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina di luar negeri tidak diberi hak kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

 

Dalam koridor kesepakatan abad, Presiden AS Donald Trump 6 Desember 2017 mengakui secara resmi Quds sebagai ibukota Israel dan memutuskan untuk merelokasi kedubesnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

 

Rencana pemerintah AS tersebut diimplementasikan pada Senin 14 Mei 2018. (MF)