Otorita Ramallah: Konferensi Bahrain pasti Gagal
-
Mohammad Shtayyeh
Perdana Menteri Otorita Ramallah, Mohammad Shtayyeh Senin malam (24/06) mengecam konferensi Manama dan menjelaskan, konferensiini tidak akan pernah sukses.
IRNA melaporkan,Mohammad Shtayyeh mengingatkan, penentangan Palestina atas penyelenggaraan konferensi Bahrain dan absennya mereka di pertemuan ini telah menutup legalitas pertamuan Manama ini.
Konferensi Manama yang berkaitan dengan kesepakatan abad digelar Selasa (25/06) di Manama, Bahrain.
Pertemuan ini merupakan langkah awal bagi implementasi rencana AS kesepakatan abad.
Selama beberapa pekan terakhir banyak negara Islam dan non Islam termasuk Lebanon, Irak, Cina dan Rusia yang memboikot konferensi Bahrain.
Salah satu agenda pertemuan Bahrain adalah untuk menarik investasi di bumi Palestina dan memberi pinjaman lunak kepada Palestina.
Kesepakatan abad sebuah rencana baru pemerintah Amerika untuk menghapus hak bangsa Palestina. Rencana ini disusun dengan kerja sama sejumalh negara Arab.
Berdasarkan kesepakatan abad, Quds akan diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina di negara lain tidak berhak kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya
terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (MF)