Al-Wefaq: Langkah Menlu Bahrain, Dosa yang Tak Termaafkan
-
Pertemuan menlu Bahrain dengan menlu Israel
Gerakan al-Wefaq Bahrain menyebut memalukan dan dosa tak termaafkan pertemuan menteri luar negeri negara ini dengan menlu rezim Zionis Israel.
Jason Greenblatt, utusan khusus Donald Trump untuk Asia Barat hari Kamis (18/07) di akun twitternya menyebutkan pertemuan Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz dan Menlu Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifa di Washington. Ia juga memposting foto keduanya yang terlihat berdiri berdampingan dan tersenyum.
Gerakan al-Wefaq hari Jumat (19/07) dalam statemennya menyatakan, petinggi Bahrain yang meminta perlindungan kepada Israel sama halnya dengan melewati garis dan batasan serta melakukan kejahatan dengan peran sebelumnya.
"Rezim Al Khalifa telah kehilangan legalitas dan terkucil dengan langkahnya ini,"tegas al-Wefaq.
Menlu Bahrain bertolak ke Washington untuk menghadiri konferensi kebebasan beragama.
Sejumlah negara Arab selama beberapa bulan terakhir banyak melakukan upaya untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis Israel.
Terkait hal ini, Manama ibukota Bahrain baru-baru iin menjadi tuan rumah konferensi ekonomi yang menjadi bagian dari rencana AS-Israel "Kesepakatan Abad" yang sepenuhnya anti Palestina dan mengabaikan hak-hak bangsa Palestina. (MF)