Hamas: Muqawama Berjanji Kubur Kesepakatan Abad
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i73554-hamas_muqawama_berjanji_kubur_kesepakatan_abad
Hazem Qassem, juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Kamis malam (05/09) saat merespon pengunduran diri Jason Greenblatt, utusan khusus AS untuk Asia Barat di akun twitternya menulis, muqawama akan mengubur kesepakatan abad untuk selamanya.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Sep 06, 2019 10:54 Asia/Jakarta
  • Jubir Hamas Hazem Qassem
    Jubir Hamas Hazem Qassem

Hazem Qassem, juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Kamis malam (05/09) saat merespon pengunduran diri Jason Greenblatt, utusan khusus AS untuk Asia Barat di akun twitternya menulis, muqawama akan mengubur kesepakatan abad untuk selamanya.

Sementara itu, Fatah juga menunjukkan respon atas pengunduran diri Greenblatt dan menilainya sebagai faktor kegagalan kebijakan Gedung Putih.

Washington hari Kamis mengumumkan, Jason Greenblatt mengundurkan diri dan akan meninggalkan Gedung Putih dalam beberapa pekan mendatang.

Jason Greenblatt

Pengunduran ini merupakan pukulan telak bagi Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu.

Kesepakatan abad sebuah rencana baru pemerintah Amerika. Kesepakatan ini dimaksudkan untuk menghapus hak rakyat Palestina. Kesepakatan ini disusun dengan persetujuan sejumlah negara Arab di kawasan.

Berdasarkan kesepakatan abad, Quds akan diserahkan kepada Israel, pengungsi Palestina di negara lain tidak berhak kembali ke tanah airnya dan Palestina hanya terdiri dari wilayah tersisa seperti Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Dalam koridor kesepakatan abad, Presiden AS Donald Trump 6 September 2017 mengakui secara resmi Quds sebagai ibukota Israel dan mengkonfirmasi keinginannya untuk merelokasi kedubes AS ke Baitul Maqdis.

Pemerintah Amerika secara resmi merealisasikan keputusannya tersebut pada Senin 14 Mei 2018.

Quds dijajah rezim Zionis Israel sejak tahun 1967. (MF)