UNICEF Kutuk Pembantaian Anak Palestina di Gaza
-
Henrietta H. Fore
Direktur Eksekutif Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) Kamis (12/09) malam di statemennya mengutuk kejahatan terbaru rezim Zionis Israel membunuh dua anak Palestina di Jalur Gaza.
Seraya mengutuk kajahatan ini, Henrietta H. Fore meminta Israel mengakhiri serangannya terhadap anak-anak Palestina. Demikian dilaporkan IRNA.
Jumat lalu, menyusul aksi penembakan militer Israel ke arah peserta aksi demo damai ke 73 di Jalur Gaza, dua anak Palestina gugur syahid dan 76 lainnya terluka.
Aksi demo damai hak kepulangan digelar sejak 30 Maret 2018 bertepatan dengan hari bumi di Jalur Gaza dan sampai saat ini masih terus berlanjut.
Sejak Maret 2018 sampai kini, lebih dari 310 warga Palestina gugur diterjang peluru militer rezim Zionis di aksi damai ini dan sedikitnya 31 ribu lainnya cidera.
Banyak negara dunia termasuk Republik Islam Iran serta organisasi internasional sampai kini mengutuk kejahatan rezim penjajah Israel.
Pawai warga Palestina di peringatan hari bumi mengingatkan keputusan Israel merampok tanah warga Palestina pada 30 Maret 1976. Peristiwa ini diperingati setiap tahun.
Dengan merampok tanah warga Palestina dan membangun distrik Zionis di atasnya, Israel berupaya mengubah struktur geografi berbagai wilayah Palestina dan memberi citra Zionis di kawasan tersebut sehiangga rezim ini dapat memperkuat hegemoninya di wilayah Palestina. (MF)