Koalisi Parlemen Irak: Sunni tidak Serakah Rebut Posisi PM
-
parlemen Irak
Koalisi Al Quwa Al Iraqiya yang dipimpin Ketua Parlemen Irak, Mohammed Al Halbousi mengatakan, berbeda dengan sejumlah statemen yang dikeluarkan, Ahlu Sunnah tidak serakah dan ingin menguasai posisi perdana menteri Irak.
Fars News (4/12/2019) melaporkan, Wakil Koalisi Al Quwa Al Iraqiya, Yahya Al Mohammadi merespon statemen-statemen kontroversial yang berkembang dalam beberapa hari terakhir terkait posisi PM Irak yang harus dijabat tokoh non-Syiah.
Ia menuturkan, kelompok-kelompok politik Sunni tidak ingin mengejar posisi perdana menteri, dan tidak mengajukan siapapun untuk posisi ini.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Ahd, Al Mohammadi menjelaskan, posisi perdana menteri di Irak sejak 16 tahun lalu, adalah jatah Syiah, dan Ahlu Sunnah tidak ingin merebut posisi ini, juga tidak punya kandidat yang akan diusung. Ahlu Sunnah berusaha menjaga keseimbangan politik, dan tidak serakah untuk menduduki posisi apapun bahkan ketua parlemen.
Salah satu anggota koalisi Al Quwa Al Iraqiya sehari sebelumnya mengeluarkan statemen mengejutkan dan mendesak agar posisi perdana menteri Irak diberikan kepada tokoh non-Syiah. (HS)