Yaman: Irak Berhak Membalas Agresi Militer Asing
-
markas Hashd Al Shaabi diserang AS
Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri pemerintah persatuan nasional Yaman menyebut serangan Amerika Serikat ke pasukan Hashd Al Shaabi, Irak sebagai pelanggaran tegas terhadap kedaulatan nasional negara ini, dan membalas langkah semacam ini adalah hak legal Irak.
Fars News (2/1/2020) melaporkan, seorang pejabat Kemenlu Yaman mengecam serangan pasukan Amerika terhadap Hashd Al Shaabi.
Kantor berita Yaman, Saba mengabarkan, serangan Amerika ini adalah pelanggaran tegas terhadap kedaulatan Irak, dan intervensi dalam urusan internal Baghdad.
Pejabat Kemenlu Yaman itu menegaskan, intervensi Amerika atas negara-negara Arab dan Muslim harus dicegah, karena intervensi ini penyebab utama instabilitas di kawasan dan dunia.
Ia juga menyampaikan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Irak, dan menekankan hak legal Irak untuk membela diri serta membalas segala bentuk agresi militer asing.
Pasukan Amerika, Ahad (29/12) malam menyerang markas Kataib Hezbollah, salah satu bagian pasukan Hashd Al Shaabi di kota Al Qaim, Provinsi Al Anbar, Irak yang berbatasan dengan Suriah. (HS)