Gencatan Senjata Diberlakukan di Idlib
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i77485-gencatan_senjata_diberlakukan_di_idlib
Berbagai sumber media Ahad (12/01) dini hari mengkonfirmasi penerapan gencatan senjata di zona penurunan tensi di Provinsi Idlib, utara Suriah dalam koridor implementasi kesepakatan antara Rusia dan Turki.
(last modified 2026-02-26T14:45:21+00:00 )
Jan 12, 2020 12:56 Asia/Jakarta
  • Idlib
    Idlib

Berbagai sumber media Ahad (12/01) dini hari mengkonfirmasi penerapan gencatan senjata di zona penurunan tensi di Provinsi Idlib, utara Suriah dalam koridor implementasi kesepakatan antara Rusia dan Turki.

Dengan demikian kesepakatan penerapan gencatan senjata di Provinsi Idlib mulai diberlakukan di menit-menit pertama Ahad dini hari waktu setempat. Demikian dilaporkan IRIB.

Televisi al-Mayadeen juga melaporkan ketenangan relatif di kota Idlib setelah penerapan gencatan senjata dan menambahkan, militer Suriah menentukan tiga jalur (  Human Crossing) untuk mengevakuasi warga sipil sacara aman dari kota tersebut.

Pelaksanaan gencatan senjata di Provinsi Idlib diterapkan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Rabu lalu di statemen bersama, menekankan pentingnya implementasi kesepakatan yang telah ditandatangani antara kedua pihak terkait Suriah.

Provinsi Idlib merupakan pangkalan terakhir kelompok teroris di Suriah.

Mayoritas wilayah Provinsi Idlib dan sebagian dari Provinsi Homs, Latakia dan Aleppo baru-baru ini dimasukkan ke zona penurunan tensi.

Kesepakatan pembentukan zona penurunan tensi di Suriah merupakan hasil dari Dialog Astana.

Dialog Astana dimulai Januari 2017 atas prakarsa Iran dan kerja sama dengan Rusia dan Turki untuk menerapkan perdamaian di Suriah.

Republik Islam Iran, Rusia dan Turki sebagai negara penjamin Dialog Astana, berusaha menyelesaikan krisis Suriah.

Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah konstelasi kawasan demi keuntungan rezim Zionis Israel. (MF)