Dimensi baru Teror Syahid Soleimani menurut Sayid Hasan Nasrullah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i77555-dimensi_baru_teror_syahid_soleimani_menurut_sayid_hasan_nasrullah
Sekjen Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) Sayid Hasan Nasrullah Ahad (12/01) menjelaskan dampak kejahatan Amerika Serikat meneror Komandan pasukan Quds IRGC, Letjen Qasem Soleimani.
(last modified 2026-03-21T16:30:18+00:00 )
Jan 14, 2020 11:42 Asia/Jakarta
  • Sekjen Hizbullah Sayid Hasan Nasrullah
    Sekjen Hizbullah Sayid Hasan Nasrullah

Sekjen Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) Sayid Hasan Nasrullah Ahad (12/01) menjelaskan dampak kejahatan Amerika Serikat meneror Komandan pasukan Quds IRGC, Letjen Qasem Soleimani.

Sekjen Hizbullah Lebanon menyebutkan alasan keputusan pemerintah Amerika meneror Syahid Soleimani dalam tiga bentuk, kinerja, kepribadian dan peran syahid ini menggalang persatuan bagi poros muqawama di kawasan.

Dari sisi kinerja, Syahid Soleimani memainkan peran penting dalam pembebasan selatan Lebanon dari pendudukan pasukan rezim Zionis Israel di tahun 2000. Syahid Soleimani di perang 33 hari tahun 2006 juga terlibat secara fisik bersama pejuang Lebanon serta memainkan peran penting mengalahkan Israel.

Syahid Qasem Soleimani

Selain itu, Syahid Soleimani juga memainkan peran menonjol di perang melawan kelompok teroris Daesh (ISIS) dan menjaga pemerintah Suriah serta kedaulatan wilayah Irak, karena ia bersama pejuang lainnya serta komandan seperti Abu Mahdi al-Muhandis aktif terlibat di perang melawan Daesh.

Menurut perspektif Sayid Hasan Nasrullah, kepribadian dan kinerja Syahid Soleimani menjadi faktor terbentuknya hubungan bersaudara antara para komandan kubu muqawama di Iran, Irak, Lebanon dan Suriah. Menurut sekjen Hizbullah, Syahid Soleimani adalah komandan muqawama di kawasan dan ia dapat disebut sebagai contah hidup perjuangan seorang tokoh militer. Persatuan di tubuh kelompok muqawama ini telah memicu kemarahan rezim Zionis dan Amerika Serikat.

Sayid Hasan Nasrullah di bagian lain pidatonya menjelaskan dampak kejahatan pemerintah Amerika dalam meneror Syahid Soleimani.

Salah satu dampak dari kejahatan ini adalah dengan teror Syahid Soleimani dan rekan seperjuangannya, wajah sejati Amerika semakin terkuak. Sayid Hasan Nasrullah terkait hal ini menyatakan, "Berbeda dengan apa yang dilakukan Amerika selama beberapa tahun lalu dengan harapan menunjukkan dirinya sebagai penjamin stabilitas dan sahabat semua pihak dikawasan, gugurnya Syahid Soleimani telah menguak hakikat sejati Washington. Ketika Amerika membunuh komandn dan saudara kami sedemikian rupa, ini menunjukkan bahwa setan besar (AS) adalah pemimpin tirani dan kubu arogan."

Dampak lain adalah respon Republik Islam Iran atas kejahatan Amerika ini. Respon tersebut ditunjukkan dalam bentuk serangan rudal ke pangkalan militer AS di Ain al-Asad di mana Sayid Hasan Nasrullah seperti Rahbar Imam Khamenei menyebut serangan ini sekedar tamparan kepada Washington.

Tamparan ini menurut Sayid Hasan Nasrulalh memiliki tiga pesan penting. Pertama, keberanian Iran telah terbukti di serangan rudal ke pos-pos Amerika. Kedua, kemampuan militer Iran semakin unggul. Dan kertiga, pesan kepada rezim Zionis selain rezim ini harus memahami kekuatan militer Iran, juga Tel Aviv harus menahan diri untuk tidak mengancam Iran dan poros muqawama.

Sisi ketiga dari pidato Sayid Hasan Nasrullah adalah "Basis Strategi". Sejatinya sekjen Hizbullah basis strategi muqawama terlihat jelas di era Syahid Soleimani. Sama seperti yang dijelaskan Ayatullah Khamenei sebelumnya bahwa strategi muqawama adalah balas dendam dan balasan keras serta pengusiran militer Amerika dari kawasan. Sayid Hasan Nasrullah di pidatonya hari Ahad juga menekankan bahwa balasan atas kejahatan Amerika tidak terbatas pada satu operasi, tapi sebuah proses panjang yang harus berujung dengan keluarnya militer Amerika dari kawasan. (MF)