Protes Rakyat Palestina terhadap Kesepakatan Abad
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i78099-protes_rakyat_palestina_terhadap_kesepakatan_abad
Warga Palestina turun ke jalan-jalan di Jalur Gaza dan Tepi Barat untuk memprotes apa yang disebut sebagai rencana perdamaian Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik Palestina-rezim Zionis Israel: Kesepakatan Abad (Deal of the Century).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 29, 2020 16:33 Asia/Jakarta

Warga Palestina turun ke jalan-jalan di Jalur Gaza dan Tepi Barat untuk memprotes apa yang disebut sebagai rencana perdamaian Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik Palestina-rezim Zionis Israel: Kesepakatan Abad (Deal of the Century).

Seperti dilansir Iran Press, Rabu (29/1/2020), para pengunjuk rasa meneriakkan "Trump bodoh" dan membakar bendera AS.

Sebelumnya, Pemimpin Otorita Ramallah Mahmoud Abbas menyebut Kesepakatan Abad sebagai "tamparan abad ini."

"Saya katakan kepada Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu: al-Quds tidak untuk dijual, semua hak kami tidak untuk dijual dan tidak untuk tawar-menawar. Dan kesepakatan Anda, konspirasi, tidak akan lolos," kata Abbas  

Sementara itu, di kota Gaza, warga Palestina membakar bendera AS dan meneriakkan "Trump adalah orang bodoh".

Di sisi lain, para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan kamp pengungsi Palestina terbesar di Lebanon pada Selasa 28 Januari 2020 untuk menolak Kesepakatan Abad yang digagas Presiden AS Donald Trump.

Di Amman, ibukota Yordania, warga Yordania berunjuk rasa di dekat Kedutaan Besar AS sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat Palestina.

Mereka meneriakkan slogan-slogan anti-prakarsa Kesepakatan Abad dan menuding AS mendukung "teror Israel" terhadap rakyat Palestina.

Banyak anggota parlemen Yordania dari gerakan Islam di negara ini yang terlihat di antara para peserta.

Trump mengumumkan Kesepakatan Abad pada Selasa setelah melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu dan seorang politisi senior rezim ini, Benny Gantz.

Berbicara di samping Trump di Gedung Putih, Netanyahu mengatakan bahwa Israel juga harus memiliki kedaulatan di Lembah Yordania.

Berdasarkan Kesepakatan Abad, al-Quds akan diserahkan kepada rezim Zionis, pengungsi Palestina di luar negeri tidak berhak kembali ke tanah airnya, dan Palestina hanya terdiri dari wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Kesepakatan Abad merupakan prakarsa pemerintah AS untuk menghapus hak-hak rakyat Palestina. Prakarsa ini dibuat melalui kerja sama dengan sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab.

Dalam kerangka Kesepakatan Abad, Trump pada 6 Desember 2017 mengumumkan al-Quds pendudukan sebagai ibu kota rezim Zionis.

AS kemudian memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke al-Quds pada Senin, 14 Mei 2018. Al-Quds diduduki rezim Zionis sejak tahun 1967. (RA)