Militer Irak Tangguhkan Kerja Sama dengan Koalisi Amerika
Komando Operasi Gabungan Irak telah menangguhkan kerja sama dengan koalisi anti-Daesh pimpinan Amerika Serikat, karena serangan terbaru koalisi itu terhadap tentara Irak.
Juru bicara Komando Operasi Gabungan Irak, Brigadir Jenderal Tahsin al-Khafaji kepada kantor berita al-Maalomah, Minggu (15/3/2020) mengatakan, "Kami memandang serangan terhadap pasukan resmi Irak sebagai tindakan bermusuhan."
"Setelah agresi itu, kerja sama dengan koalisi internasional telah ditangguhkan," ujarnya.
Dia menegaskan tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pangkalan militer al-Taji.
Pada 11 Maret lalu, 10 roket ditembakkan ke pangkalan militer al-Taji yang menyebabkan satu tentara Inggris dan dua tentara Amerika tewas serta 12 lainnya cidera.
Pasukan Hashd al-Shaabi membantah terlibat serangan tersebut, namun jet-jet tempur Amerika pada Jumat lalu tetap menggempur markas kelompok itu di berbagai wilayah Irak. Puluhan orang tewas dan terluka dalam serangan ini.
Pangkalan militer al-Taji kembali menjadi sasaran serangan roket pada Sabtu kemarin. (RM)