Gantz dan Netanyahu kembali Gagal Membentuk Kabinet
-
Benny Gantz (kiri) dan Benjamin Netanyahu.
Ketua Partai Biru dan Putih Israel, Benny Gantz kembali gagal mencapai kesepakatan dengan Benjamin Netanyahu, untuk membentuk kabinet dan ia telah kehilangan kesempatan terakhir untuk tugas ini.
Seperti dilaporkan IRNA, Kamis (16/4/2020), Presiden rezim Zionis, Reuven Rivlin pada Senin lalu, memperpanjang tenggat waktu 48 jam sehingga kedua pihak mencapai kompromi untuk membentuk kabinet.
Gantz telah kehilangan kesempatan itu pada Rabu dini hari, karena gagal mencapai kompromi dengan rivalnya, Netanyahu.
Parlemen Israel kini memiliki waktu 21 hari untuk mencalonkan seorang perdana menteri di antara mereka dengan dukungan 61 suara. Jika gagal, rezim Zionis akan kembali menggelar pemilu untuk empat kali berturut-turut.
Pemilu ketiga Knesset diselenggarakan pada Maret 2020, dan dua putaran pemilu sebelumnya juga gagal melahirkan kesepakatan di antara pemimpin mayoritas untuk membentuk kabinet. (RM)