PBB Dinilai Bertanggung Jawab atas Kejahatan Koalisi Saudi di Yaman
-
Mahdi al-Mashat
Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman menilai PBB bertanggung jawab atas atas konsekuensi mencegah kedatangan pengiriman produk minyak ke negara itu oleh koalisi agresor Saudi.
Seperti dilaporkan kantor berita Saba, Mahdi al-Mashat Rabu (10/6/2020) di sidang membahas alasan kaolisi Saudi melarang pengiriman bahan bakar ke Yaman menekankan, PBB sesuai tugasnya harus berusaha menghentikan agresi Saudi terhadap Yaman dan memajukan proses perdamaian di negara ini.
Al-Mashat seraya menekankan pentingnya menghentikan perusakan infrastruktur dan perampokan kekayaan nasional Yaman oleh kaolisi Saudi mengatakan, Dewan Tinggi Politik Yaman akan melanjutkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga hak bangsa Yaman serta mengusir penjajah dari negara ini.
Saat ini sebanyak 22 kapal pengangkut bahan bakar dan makanan untuk rakyat Yaman diblokir oleh koalisi Arab Saudi.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade total negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan orang mengungsi.
Agresi militer Arab Saudi juga membuat negara Arab miskin ini mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan. (MF)