Haniyeh: Kesepakatan UEA Tidak Kurang dari Pembakaran Masjid Al-Aqsa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i84504-haniyeh_kesepakatan_uea_tidak_kurang_dari_pembakaran_masjid_al_aqsa
Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), mengecam kembali kesepakatan antara UEA dan rezim Zionis serta menyerukan strategi dan rencana yang komprehensif untuk melawan tindakan rezim ini.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Aug 22, 2020 06:01 Asia/Jakarta
  • Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas)
    Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas)

Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), mengecam kembali kesepakatan antara UEA dan rezim Zionis serta menyerukan strategi dan rencana yang komprehensif untuk melawan tindakan rezim ini.

Kantor Berita Palestina SAFA, Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dalam pidato hari Jumat (21/08/2020) di sebuah konferensi politik yang menandai peringatan 51 tahun pembakaran Masjid al-Aqsa, mengutuk perjanjian UEA-Zionis dan menyerukan rencana komprehensif untuk melawan tindakan rezim ini.

Tentara Zionis menyerbu masjid al-Aqsa

"Kesepakatan ini tak kurang dari pembakaran masjid al-Aqsa," ungkap Hainyeh.

Kepala Biro Politik Hamas meminta faksi-faksi Palestina untuk menghasilkan strategi dan rencana yang komprehensif untuk melawan rencana dan ancaman strategis Israel, demi mensukseskan rencana untuk membebaskan tanah Palestina, kembali ke tanah air Palestina dan mendukung Masjid al-Aqsa.

Haniyeh juga memuji semua kelompok, tokoh dan negara yang mengutuk perjanjian antara UEA dan rezim Zionis serta menyatakan solidaritas mereka dengan perjuangan Palestina.

Menyusul upaya Presiden Donald Trump untuk memfasilitasi normalisasi hubungan antara UEA dan rezim Zionis, Abu Dhabi dan Tel Aviv sepakat pada Kamis (13/08) tentang normalisasi penuh hubungan diplomatik.

Kecaman datang dari banyak negara Islam dan kelompok perlawanan Palestina.