AS Sanksi Dua Tokoh Lebanon, Aoun Minta Penjelasan
-
Presiden Lebanon Michel Aoun
Presiden Lebanon meminta menteri luar negeri negara ini selain menghubungi kedutaan besar Amerika di Beirut, juga meminta penjelasan terkait penjatuhan sanksi terhadap dua mantan menteri Lebanon oleh Washington.
Seperti dilaporkan FNA, kantor presiden Lebanon Rabu (9/9) malam di statemennya menyatakan, Michel Aoun meminta Menlu Charbel Wehbe menghubungi Kedubes AS di Beirut dan meminta penjelasan apa alasan Kementerian Keuangan Amerika menjatuhkan sanksi kepada Ali Hassan Khalil dan Youssef Fenianos, dua mantan menteri Lebanon.
Sementara itu, Hizbullah distatemennya juga mengecam sanksi Amerika kepada mantan dua menteri negara ini dan menekankan, keputusan zalim ini sebuah medali kebanggaan bagi orang-orang bersih dan jujur serta seluruh mereka yang didakwa Amerika sebagai anggota muqawama atau pendukung muqawama.
Departemen Keuangan Amerika hari Selasa menjatuhkan sanksi kepada Youssef Fenianos dan Ali Hassan Khalil, mantan menteri transportasi dan keuangan Lebanon dengan alasan mendukung Hizbullah.
Amerika untuk menurunkan popularitas Hizbullah di Lebanon juga mencantumkan bank dan tokoh Lebanon di list sanksinya dengan alasan memiliki hubungan dengan faksi muqawama ini.
Hizbullah Lebanon sebagai salah satu anggota utama Front Muqawama memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Zionis di kawasan. (MF)