Iran & Rusia Teken Peta Jalan Pariwisata 3 Tahun: Bebaskan Visa, Integrasikan Kartu Kredit
-
Hojatollah Ayoubi dan Dmitry Vakhrukov
Pars Today - Iran dan Rusia, dengan menandatangani peta jalan kerja sama pariwisata untuk tahun 2026 hingga 2028, menekankan pentingnya menghilangkan hambatan yang ada, memfasilitasi perjalanan wisatawan, dan memperluas kerja sama bilateral di bidang ini.
Melansir IRNA, 12 Juni 2026, ParsToday melaporkan bahwa dalam pertemuan antara Hojatollah Ayoubi, Penasihat Senior Menteri dan Kepala Pusat Urusan Internasional dan Diplomasi Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan Iran, dengan Dmitry Vakhrukov, Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia di Moskow, program aksi kerja sama pariwisata kedua negara untuk tahun 2026 hingga 2028 ditandatangani.
Dalam pertemuan ini, Ayoubi, merujuk pada pembicaraannya dengan Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia dan Wakil Menteri Kebudayaan negara tersebut, menilai kondisi tersebut kondusif untuk perluasan kerja sama budaya dan pariwisata antara kedua negara. Ia mengatakan, "Iran dan Rusia, dengan menandatangani peta jalan kerja sama ini, berupaya menghilangkan masalah yang ada dalam implementasi kesepakatan sebelumnya dan membuka babak baru kerja sama di bidang pariwisata."
Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia juga menggambarkan nota kesepahaman ini sebagai program aksi terbaru Tehran dan Moskow di bidang pariwisata untuk tiga tahun ke depan, dan mengatakan, "Isu-isu terpenting kerja sama bilateral dalam hal pertukaran wisatawan telah menjadi perhatian dalam dokumen ini."
Vakhrukov menambahkan, "Dalam nota kesepahaman ini, solusi untuk memfasilitasi akses wisatawan Rusia ke Iran dan wisatawan Iran ke Rusia telah dibahas, serta isu-isu seperti pembayaran keuangan, visa, dan penerbangan."
Dalam pertemuan ini, kedua pihak menekankan pentingnya memfasilitasi pembayaran keuangan bagi wisatawan dalam perjalanan timbal balik, dan menganggap implementasi penuh dari perjanjian moneter kedua negara Iran dan Rusia serta terciptanya kemungkinan bagi wisatawan untuk menggunakan kartu bank anggota jaringan Shetab (Iran) dan jaringan Mir (Rusia) sebagai persyaratan untuk pengembangan kerja sama pariwisata.
Di tengah berita perang dan rudal, tiba-tiba ada kabar tentang "kartu kredit" dan "penerbangan langsung". Ini menunjukkan bahwa Iran dan Rusia sedang membangun "dunia paralel", sebuah ekosistem ekonomi yang tidak bergantung pada sistem Barat. Integrasi sistem pembayaran Mir-Shetab (yang pengerjaannya dimulai sejak 2024 dan kini mencapai tahap akhir) adalah kuncinya: wisatawan Iran bisa pakai kartunya di Rusia, dan sebaliknya.
Yang menarik justru di baliknya: Ini bukan sekadar soal liburan. Ini adalah proyek geopolitik. Ketika Visa dan MasterCard mundur dari Rusia (2022) dan Iran (sudah sejak lama), kedua negara ini dipaksa menciptakan "SWIFT versi mereka sendiri". Pariwisata hanyalah kendaraan. Tujuan sebenarnya: membangun infrastruktur keuangan yang kebal sanksi.(Sail)