Yaman: Penguasa Saudi Harus Belajar Perdamaian dari Iran
Nov 11, 2020 12:29 Asia/Jakarta
-
Hisham Sharaf
Menteri Luar Negeri pemerintah penyelamatan nasional Yaman mereaksi tuduhan duta besar Arab Saudi terhadap Iran. Menurutnya, para penguasa Saudi harus belajar dari Iran soal perdamaian.
Fars News (11/11/2020) melaporkan, Hisham Sharaf merespon tuduhan-tuduhan yang dilemparkan Dubes Saudi untuk Yordania, Naif bin Bandar Al Sudairi.
Dubes Saudi untuk Yordania dalam wawancara dengan Sputnik, Senin lalu menuduh Iran dan mengklaim bahwa Riyadh memberikan bantuan kemanusiaan kepada seluruh kelompok Yaman.
Sebagaimana dikabarkan Sana, Menlu Yaman menjawab klaim Dubes Saudi dan mengatakan, apa yang disampaikan dalam wawancara Dubes Saudi adalah upaya gagal untuk menunjukkan bahwa Riyadh masih kuat dalam menjalankan kebijakan, dan perintah pemerintah Amerika, serta NATO, dan memainkan peran polisi Semenanjung Arab, dan Teluk Persia.
Hisham Sharaf menjelaskan, satu-satunya keberhasilan koalisi Saudi atas rakyat Yaman sejak 6 tahun lalu adalah penggunaan mesin perang paling modern buatan Amerika dan Barat termasuk senjata terlarang untuk membunuh perempuan, anak-anak, dan orangtua Yaman, dan untuk menghancurkan infrastruktur negara ini, dan menciptakan bencana kemanusiaan terbesar di dunia.
Ia menegaskan, sekarang sudah tidak ada yang tertipu lagi bahwa Riyadh masih menggunakan dalih memerangi kekuatan, dan pengaruh Iran di Yaman. (HS)
Tags