Kubu Perlawanan Irak Siap Dukung Perjuangan Palestina
-
Pasukan Kataib Hizbullah Irak.
Kataib Hizbullah Irak menyatakan bahwa pemimpin kompromis Arab tidak akan mampu menghapus hak-hak bangsa Palestina, dan kelompok perlawanan akan membela rakyat Palestina dengan nyawa dan hartanya.
Seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen, juru bicara Kataib Hizbullah Irak Muhammad Muhyi pada hari Sabtu (12/12/2020) mengatakan masalah Quds harus tetap dihidupkan di relung hati umat Islam.
“Konspirasi Amerika Serikat bertujuan untuk memecah-belah umat Islam dan mengakhiri perlawanan,” tambahnya.
Muhyi menganggap rezim kompromis Arab tidak memiliki kekad dan mereka tidak pernah berhadap-hadapan dengan rezim Zionis. “Karena mereka tidak punya kekuatan untuk membuat keputusan, maka mereka tidak akan mampu menghancurkan hak-hak bangsa Palestina,” tegasnya.
Menurut petinggi Kataib Hizbullah Irak ini, pengumuman kesepakatan normalisasi hubungan Arab dengan rezim Zionis merupakan sebuah upaya putus asa untuk menyemangati Israel, yang gagal dalam menumpas perlawanan Palestina.
“Kami menekankan dukungan kubu perlawanan kepada bangsa Palestina dengan nyawa dan harta kami dan kami akan melawan upaya pihak tertentu di Irak yang menyuarakan kompromi dengan musuh Zionis dan kami memperingatkan tentang hal ini,” tandas Muhyi.
Setelah mendapat tekanan dari Presiden AS Donald Trump, empat negara Arab yaitu Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko secara resmi menerima kesepakatan normalisasi hubungan penuh dengan Israel. (RM)