Jenderal Israel: Jika Hamas Tak Bisa Dihentikan, Bagaimana dengan Hizbullah?
-
Pejuang Hizbullah Lebanon.
Seorang pensiunan jenderal Israel mengatakan, jika kita tidak dapat menghentikan hujan roket dari Hamas, apa yang akan kita lakukan jika Hizbullah terlibat?
"Jika kita tidak bisa menghentikan tembakan roket selama 11 hari, lalu apa yang akan kita lakukan dalam perang yang terjadi di beberapa front dan dengan kehadiran Hizbullah?" kata Mayor Jenderal Yitzhak Brick dari pasukan cadangan rezim Zionis.
"Mereka punya kemampuan untuk menggulingkan rezim Zionis," tambahnya dalam wawancara dengan radio militer Israel seperti dikutip laman Farsnews.
Menurut Mayjen Brick, militer Israel hanya dapat memimpin perang melalui angkatan udaranya, tetapi dalam dua minggu terakhir satu-satunya hal yang dilakukan oleh rezim ini adalah menghancurkan Jalur Gaza dan gagal menghentikan serangan Hamas.
Dia menuturkan perdana menteri dan menteri perang Israel biasanya berbicara tentang balasan yang tak terlupakan terhadap Hamas dan Jihad Islam Palestina, tetapi menurut saya, Hamas dan Jihad Islam bukan satu-satunya ancaman yang ada, tetapi juga bagian dari konflik skala besar di Quds dan wilayah pendudukan tahun 1948.
"Sekarang pikirkan apa yang akan terjadi jika Hizbullah terlibat perang dan kemudian ribuan pasukannya ditempatkan di perbatasan untuk menyeberang, bersamaan dengan tembakan rudal-rudal?" ucap Mayjen Brick.
"Terlepas dari apa yang dikatakan juru bicara militer tentang pukulan keras terhadap Hamas, tetapi Hamas telah menang dan mengambil inisiatif dalam menembakkan roket. Hamas dan Jihad Islam sama-sama berkata bahwa mereka dapat melanjutkan penembakan roket kapan saja," pungkasnya. (RM)