Netanyahu Marah dan Kecam Pernyataan Menlu Prancis
-
Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian yang menyebut situasi di tanah pendudukan Palestina memiliki “bahan-bahan apartheid yang bertahan lama.”
“Komentar Le Drian adalah klaim yang kurang ajar dan palsu yang tidak memiliki dasar,” kata Netanyahu pada hari Rabu (26/5/2021) seperti dilansir kantor berita IRNA.
Dia mengklaim bahwa di tanah pendudukan, semua warga negara sama di mata hukum, terlepas dari etnis mereka.
Menlu Prancis sebelumnya mengomentari eskalasi ketegangan yang disulut oleh rezim Zionis di tanah pendudukan dan memperingatkan bahwa jika solusi dua negara tidak dihidupkan, maka kita akan memiliki bahan-bahan apartheid yang bertahan lama.
Sejak 13 April, bentrokan meletus di seluruh wilayah pendudukan karena serangan aparat Israel terhadap warga Palestina di kota Quds, Masjid al-Aqsa dan daerah Sheikh Jarrah.
Ketegangan berpindah ke Jalur Gaza pada 10 Mei, yang ditandai dengan konfrontasi militer antara pasukan Israel dan kelompok perlawanan Palestina.
Setidaknya 284 warga Palestina gugur syahid, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, serta lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan di Gaza dan Tepi Barat. (RM)