Ini Dia Misi Kunjungan Delegasi Intelijen Mesir ke Tel Aviv
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i98156-ini_dia_misi_kunjungan_delegasi_intelijen_mesir_ke_tel_aviv
Kepala Dinas Intelijen Mesir, Abbas Kamel dan rombongan berkunjung ke wilayah pendudukan Palestina pada Minggu (30/5/2021) atas perintah Presiden Abdel Fattah al-Sisi.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 30, 2021 20:29 Asia/Jakarta
  • Foto kota Quds dan Kompleks Masjid al-Aqsa, Palestina.
    Foto kota Quds dan Kompleks Masjid al-Aqsa, Palestina.

Kepala Dinas Intelijen Mesir, Abbas Kamel dan rombongan berkunjung ke wilayah pendudukan Palestina pada Minggu (30/5/2021) atas perintah Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

Dikutip dari laman Farsnews, Abbas Kamel dijawalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri rezim Zionis Benjamin Netanyahu di Tel Aviv untuk membahas cara-cara penguatan gencatan senjata dan perkembangan di Palestina.

Presiden al-Sisi juga mengirim delegasi keamanan tingkat tinggi ke Palestina untuk mengkaji masalah penguatan gencatan senjata, rekonstruksi Jalur Gaza, dan cara-cara mencapai gencatan senjata komprehensif di Tepi Barat dan Gaza.

Dia memerintahkan delegasi Mesir untuk berusaha mengakhiri perpecahan di tengah faksi-faksi Palestina, serta menekankan perlunya mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mencegah pecahnya kembali ketegangan antara rezim Zionis dan Palestina.

Presiden Mesir juga meminta mereka untuk melanjutkan upaya dan konsultasi dengan tujuan menyelesaikan masalah tawanan antara Israel dan Gerakan Hamas.

Selama di Tel Aviv, Abbas Kamel akan bertemu dengan Netanyahu, Kepala Dewan Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat, dan Menteri Intelijen Israel Eli Cohen.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry pada hari Minggu telah bertemu dengan timpalannya dari Israel, Gabi Ashkenazi di Kairo untuk memperkuat gencatan senjata antara rezim Zionis dan Jalur Gaza.

Serangan terbaru rezim Zionis ke Gaza menyebabkan 255 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, 39 wanita dan 17 orang lanjut usia, gugur syahid serta melukai lebih dari 1.488 orang lainnya. (RM)