Militer AS Memperkirakan Kabul akan Jatuh dalam 90 Hari
https://parstoday.ir/id/news/world-i102796-militer_as_memperkirakan_kabul_akan_jatuh_dalam_90_hari
Surat kabar The Washington Post mengutip keterangan beberapa pejabat dan mantan pejabat AS melaporkan bahwa pemerintah Biden sedang bersiap untuk kejatuhan Kabul, ibu kota Afghanistan, jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 11, 2021 18:31 Asia/Jakarta
  • Kabul, ibu kota Afghanistan.
    Kabul, ibu kota Afghanistan.

Surat kabar The Washington Post mengutip keterangan beberapa pejabat dan mantan pejabat AS melaporkan bahwa pemerintah Biden sedang bersiap untuk kejatuhan Kabul, ibu kota Afghanistan, jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

“Penilaian intelijen menunjukkan bahwa Kabul akan jatuh dalam waktu 6-12 bulan setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan, tetapi seorang pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya karena sensitivitas masalah ini, mengatakan kemarin (Selasa, 12 Agustus 2021) bahwa saat ini militer AS sedang membuat penilaian bahwa Kabul mungkin akan jatuh dalam waktu 90 hari,” kata The Washington Post dalam sebuah laporan.

Beberapa pejabat AS menuturkan bahwa meskipun mereka tidak diizinkan untuk membahas tentang hasil penilaian, namun mereka menganggap situasi di Afghanistan lebih buruk daripada bulan Juni lalu, ketika para pejabat intelijen berpendapat bahwa Kabul bisa jatuh enam bulan setelah penarikan pasukan AS.

Menurut The Washington Post, penilaian baru ini muncul setelah Taliban mampu merebut sebagian besar daerah Afghanistan dari tangan pasukan pemerintah dalam beberapa hari terakhir dan menduduki setidaknya tujuh ibu kota provinsi dalam hitungan hari.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden pada hari Selasa mengatakan keputusannya menarik pasukan dari Afghanistan tidak perlu diperdebatkan.

Biden mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak menyesali keputusan untuk menarik pasukan AS keluar dari Afghanistan setelah 20 tahun perang.

“Mereka harus berjuang untuk diri mereka sendiri, berjuang untuk bangsa mereka,” katanya tentang pasukan Afghanistan yang telah mundur dalam beberapa pekan terakhir. (RM)