Cina Minta WHO Menyelidiki Laboratorium Fort Detrick AS
-
Ilustrasi virus Corona.
Pemerintah Cina dalam sebuah surat resmi meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menyelidiki kemungkinan wabah virus Corona berasal dari dua laboratorium di Amerika Serikat.
Dalam surat yang dikirim hari Rabu (25/8/2021), pemerintah Cina meminta WHO untuk menyelidiki kemungkinan virus Covid-19 berasal dari kebocoran di laboratorium Fort Detrick dan Universitas North Carolina, Amerika.
Menurut laporan media Iran, Farsnews, ini pertama kalinya Beijing secara resmi dan melalui jalur diplomatik meminta WHO untuk mengusut potensi penyebaran virus Corona dari laboratorium di AS.
Surat itu juga melampirkan surat terbuka yang ditandatangani oleh lebih dari 25 juta netizen Cina kepada WHO, yang menuntut penyelidikan terhadap laboratorium Fort Detrick.
Pemerintah Beijing juga menekankan bahwa hipotesis yang dibuat Washington bahwa virus Covid-19 berasal dari kebocoran di Laboratorium Virologi Wuhan, terbantahkan dan tidak benar.
The Global Times Cina menyatakan bahwa surat itu telah diserahkan oleh Perwakilan Tetap Cina untuk Kantor PBB di Jenewa, Chen Xu kepada Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Laboratorium Fort Detrick adalah pusat kegiatan biologi-militer Amerika. Institut Militer AS untuk Penelitian Medis tentang Penyakit Menular merupakan salah satu pusat utama yang berafiliasi dengan laboratorium tersebut.
Cina yakin bahwa AS sedang melakukan eksperimen bioterorisme di pusat tersebut.
Media-media AS pada hari Rabu menyatakan bahwa laporan rahasia yang diserahkan dinas intelijen AS kepada Gedung Putih tentang asal usul virus Corona tidak memiliki kesimpulan yang pasti.
Dua pejabat AS mengatakan kepada The Washington Post bahwa penilaian baru oleh komunitas intelijen Amerika gagal mencapai kesimpulan pasti apakah virus Corona ditularkan dari hewan ke manusia atau dari laboratorium di Wuhan, Cina. (RM)