Pakistan: Dialog dengan Taliban, Kunci Perdamaian Afghanistan
Penasihat Perdana Menteri Pakistan untuk Urusan Luar Negeri, mengatakan bahwa Islamabad menganggap dialog dengan kelompok Taliban sebagai satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik di Afghanistan.
"Sudut pandang kami adalah bahwa pasukan asing pimpinan Amerika Serikat telah hadir di Afghanistan selama 15 tahun terakhir, tetapi tidak bisa membawa perdamaian, sekarang dialog tetap satu-satunya pilihan," kata Sartaj Aziz, seperti dikutip Sputniknews, Senin (20/6/2016).
Taliban, lanjutnya, meskipun tidak mampu menduduki Afghanistan, namun mereka dapat melanjutkan serangan untuk tahun-tahun mendatang.
Ia menandaskan bahwa Islamabad dapat menggunakan pengaruhnya untuk membawa Taliban ke meja perundingan, tapi Kabul juga harus menawarkan Taliban "sesuatu yang tidak bisa mereka peroleh di medan perang."
Islamabad menjadi tuan rumah putaran terakhir pembicaraan segi empat yang terdiri dari Afghanistan, Pakistan, Amerika Serikat dan Cina untuk mengakhiri konflik Afghanistan pada 18 Mei.
Beberapa hari kemudian, pemimpin Taliban Mullah Mansour tewas dalam serangan pesawat tanpa awak AS di Pakistan. Pemerintah Islamabad mengutuk langkah itu, dengan alasan kematian pemimpin Taliban memperburuk proses perdamaian. (RM)