Uni Eropa Berang Sikapi Hasil Referendum Donbass
Juru bicara kebijakan luar negeri Uni Eropa bereaksi terhadap diadakannya referendum tentang bergabungnya wilayah Donbass di Ukraina dengan Federasi Rusia.
Referendum bergabungnya wilayah Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhia dengan Rusia dimulai pada Jumat, 23 September, hingga Selasa, 27 September 2022.
Hasil awal referendum hari Selasa menunjukkan bahwa mayoritas pemilih di empat wilayah Ukraina ingin bergabung dengan Rusia.
Peter Stano, Juru Bicara Josep Borrell yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri Uni Eropa dalam sebuah pertemuan wartawan pada hari Selasa (27/9/2022) mengatakan bahwa referendum di empat wilayah Ukraina untuk bergabung dengan Rusia adalah aksi ilegal.
Juru bicara kebijakan luar negeri Uni Eropa berulang kali mengatakan bahwa penyelenggara referendum ini akan dijatuhi sanksi.
Uni Eropa sejauh ini telah menyetujui enam paket sanksi terhadap Rusia, termasuk yang terbaru, ekspor minyak Moskow ke negara-negara anggota yang akan dihentikan secara total hingga akhir 2022.
Sanksi Barat terhadap Rusia memicu bumerang peningkatan inflasi di negara-negara Eropa dengan terjadinya lonjakan harga bahan bakar yang berdampak signifikan terhadap perekonomian mereka.(PH)